Sebuah mahkota mungkin hanya terlihat dalam satu momen, tetapi perjalanan untuk sampai kepadanya menyimpan begitu banyak cerita. Bagi Nabillah Miftahul Jannah, atau yang akrab disapa Nabila MJ, gelar Winner Putri Hijabfluencer Sumatera Utara 2026 merupakan buah dari proses panjang, keberanian, dan kemauan untuk terus berkembang.

Kini, langkah Nabila berlanjut ke panggung yang lebih besar. Ia menjadi perwakilan Sumatera Utara 1 di tingkat nasional dalam ajang Putri Hijabfluencer Indonesia 2026, membawa nama Sumatera Utara sekaligus semangatnya untuk menginspirasi lebih banyak muslimah.

Lahir dan besar di Kota Medan, Nabila merupakan Sarjana Komunikasi dan Penyiaran Islam Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU). Sejak kecil, dunia seni telah menjadi bagian dari hidupnya. Ia aktif menari, bernyanyi, menjadi vokalis band, modelling, hingga mengikuti berbagai kompetisi seperti Idola Cilik Season 5 dan Festival Vocal Grup Indomaret (FOGI) tingkat nasional.

Pengalamannya kemudian berkembang ke berbagai bidang. Nabila pernah terlibat dalam Opera Medan TVRI, produksi film pendek, pertunjukan seni, hingga menjadi stage manager. Ia juga aktif dalam organisasi sebagai Bendahara LKSM UINSU, Humas dan Informasi Akademi Mahasiswa Berprestasi UINSU, serta Wakil Ketua KKN UINSU.

Tidak hanya di bidang seni dan organisasi, Nabila juga mengembangkan kemampuan sebagai MC, Make Up Artist (MUA), content creator, editor, voice over artist, model, serta event organizer. Beragam pengalaman tersebut membentuknya menjadi sosok yang kreatif, komunikatif, dan berani mengambil peluang.

Bagi Nabila, proses bertumbuh bukan tentang menjadi sempurna, tetapi tentang berani menerima diri, menjadikan pengalaman sebagai pelajaran, dan mengubah setiap tantangan menjadi kekuatan.

Kini, melalui Putri Hijabfluencer Indonesia 2026, ia membawa visi untuk menginspirasi pemberdayaan perempuan, khususnya muslimah, sekaligus menyuarakan pentingnya kesehatan mental. Ia ingin membuktikan bahwa perempuan berhijab tetap dapat berkarya, berkarier, dan mengejar impian tanpa meninggalkan identitas dan nilai yang diyakininya.

Dari panggung seni hingga panggung nasional, perjalanan Nabillah bukan sekadar tentang sebuah mahkota. Ini adalah cerita tentang keberanian memperjuangkan mimpi dan menjadikannya jalan untuk memberi dampak bagi orang lain.