Salwa Nur Shabah merupakan sosok muslimah muda yang tumbuh dengan semangat untuk terus belajar, berkarya, dan mengembangkan potensi diri. Lahir di Matur, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada 26 Agustus 2006, Salwa telah mengenal dunia seni, budaya, dan modeling sejak usia dini. Saat ini, ia tengah menempuh pendidikan Sarjana Terapan Keperawatan Kelas Internasional di Poltekkes Kemenkes Padang.

Kecintaannya terhadap seni telah membawanya aktif sebagai mayoret marching band, pelatih tari tradisional, anggota OSIS, serta bagian dari paduan suara dan marching band. Ia juga mengikuti berbagai kompetisi tari Minang, fashion show busana Muslim, seni tradisi, dan modeling. Salwa pernah menjadi Finalis Indonesia Model Search 2016 dan 2017, meraih The Best Talent Indonesia Model Search 2017, serta The Best Talent Puteri Remaja Heritage Indonesia 2022.

Selain dunia modeling, Salwa turut mengembangkan kreativitas melalui seni henna dan pengalaman sebagai model busana. Beragam aktivitas tersebut menjadi ruang baginya untuk membangun kepercayaan diri, kemampuan komunikasi, kreativitas, serta profesionalisme. Mengukir Prestasi di Putri Hijabfluencer Sumatera Barat 2026. Tahun 2026 menjadi babak baru dalam perjalanan Salwa. Ia berhasil meraih gelar 2nd Runner Up Putri Hijabfluencer Sumatera Barat 2026 sekaligus memperoleh penghargaan Best Catwalk. Pencapaian ini menjadi bukti konsistensinya dalam mengembangkan kemampuan dan berani mengambil kesempatan untuk tumbuh.

Atas pencapaian tersebut, Salwa kemudian melangkah ke tingkat nasional sebagai Perwakilan Sumatera Barat 3 dalam ajang Putri Hijabfluencer Indonesia 2026. Kehadirannya membawa semangat muslimah muda yang ingin memadukan pendidikan, prestasi, seni, budaya, dan nilai-nilai keislaman. Menjaga Identitas, Mengejar Mimpi.

Sebagai perempuan yang tumbuh dengan nilai budaya Minangkabau, Salwa menjadikan Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah sebagai salah satu nilai yang menjadi bagian dari prinsip hidupnya. Ia percaya bahwa perempuan dapat terus berkembang dan meraih mimpi tanpa harus kehilangan akar budaya dan jati diri.

Salwa memiliki cita-cita untuk berkarier di bidang keperawatan, termasuk menjadi perawat kamar operasi maupun perawat anestesi, serta mengembangkan karier hingga tingkat internasional. Ia juga memiliki impian menjadi pramugari pada maskapai internasional yang memberikan ruang bagi perempuan muslim untuk tetap mengenakan hijab.

Kini, perjalanan Salwa berlanjut di Putri Hijabfluencer Indonesia 2026. Dengan pendidikan sebagai bekal, budaya sebagai identitas, dan prestasi sebagai bagian dari proses, ia siap terus bertumbuh dan memberikan inspirasi. Salwa Nur Shabah tidak hanya merangkai prestasi, tetapi juga berusaha menjaga budaya dan menebar dedikasi—membuktikan bahwa seorang muslimah muda dapat terus bermimpi, berkarya, dan berprestasi tanpa meninggalkan nilai serta jati dirinya.