Difa Lintang Mareta merupakan sosok perempuan muda asal Kabupaten Pangandaran yang memiliki semangat besar dalam mengembangkan diri, berorganisasi, dan memberikan manfaat bagi lingkungan. Saat ini, Difa merupakan mahasiswa S1 Ilmu Hukum Universitas Jenderal Achmad Yani (UNJANI) yang aktif mengasah kemampuan di bidang kepemimpinan, komunikasi, serta pengembangan potensi perempuan.

Perjalanan Difa dalam dunia organisasi telah dimulai sejak duduk di bangku sekolah. Ia pernah dipercaya sebagai Wakil Ketua OSIS SMPN 1 Pangandaran, Sekretaris Sekbid 2 OSIS SMAN 1 Pangandaran, anggota Dewan Kehormatan Pramuka, hingga Sekretaris Paskibra SMAN 1 Pangandaran. Pengalaman tersebut terus berlanjut hingga perguruan tinggi, dengan dipercaya sebagai Sekretaris Pengurus Paguyuban Mojang Jajaka Pangandaran serta bergabung dalam Tim Humas Paguyuban Mojang Jajaka Jawa Barat.

Tidak hanya aktif dalam organisasi, Difa juga memiliki pengalaman luas di bidang public speaking. Ia dikenal sebagai Master of Ceremony (MC), moderator, narasumber, hingga juri dalam berbagai kegiatan. Kemampuan tersebut membuatnya semakin percaya diri dalam berkomunikasi, menyampaikan gagasan, dan membangun relasi dengan berbagai kalangan.

Dedikasi Difa juga tercermin dari sederet prestasi yang berhasil diraihnya. Ia pernah menjadi Juara 4 dan Juara 2 olahraga balap sepeda tingkat pelajar SMP/MTs Putri Kabupaten Pangandaran serta Juara 4 kategori Women Junior pada Piala Walikota Bandung. Kiprahnya kemudian berlanjut melalui berbagai pencapaian, seperti Paskibraka Kabupaten Pangandaran, Purnapaskibraka Duta Pancasila, Duta Intelegensia FISIP UNJANI, Mojang Pinilih Kabupaten Pangandaran, Mojang Jawa Barat, hingga Mahasiswa Berprestasi Fakultas Hukum UNJANI.

Kini, langkah Difa semakin bersinar setelah berhasil meraih posisi Runner Up 2 Putri Hijabfluencer Jawa Barat 2026. Pencapaian ini sekaligus membawanya menjadi Perwakilan Jawa Barat 3 pada ajang Putri Hijabfluencer Indonesia 2026, sebuah kesempatan untuk membawa semangat, karakter, dan potensi perempuan Jawa Barat ke tingkat nasional.

Bagi Difa, hijab bukanlah batasan untuk bermimpi dan berprestasi. Justru, hijab menjadi bagian dari identitas yang mengajarkan kesederhanaan, tanggung jawab, dan integritas. Ia ingin menunjukkan bahwa perempuan berhijab dapat tetap menjadi pribadi yang cerdas, berdaya, percaya diri, dan mampu berkontribusi di berbagai bidang.

Di luar organisasi dan prestasi, Difa juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial, edukasi, serta kepanitiaan. Pengalamannya sebagai moderator webinar, MC seminar dan kuliah umum, volunteer, pemateri, hingga juri berbagai kegiatan menunjukkan kepeduliannya untuk terus belajar sekaligus berbagi dengan orang lain.

Perjalanan Difa menjadi bukti bahwa prestasi bukan hanya tentang gelar dan penghargaan, tetapi juga tentang proses, konsistensi, keberanian, dan kemauan untuk terus berkembang. Setiap pengalaman yang dijalaninya menjadi bekal untuk membentuk pribadi yang adaptif, komunikatif, bertanggung jawab, serta mampu bekerja sama dan memimpin dengan empati.

Melalui langkahnya sebagai Runner Up 2 Putri Hijabfluencer Jawa Barat 2026 dan Perwakilan Jawa Barat 3 Putri Hijabfluencer Indonesia 2026, Difa Lintang Mareta membawa harapan untuk terus menginspirasi generasi muda. Ia ingin menjadi perempuan yang tidak hanya mengejar kesuksesan untuk dirinya sendiri, tetapi juga mampu membuka ruang, menguatkan, dan memberdayakan perempuan lain agar berani bermimpi, berkarya, serta memberikan dampak positif bagi sekitarnya.