Syarifah Trya Nur Nahdiah Assegaf hadir sebagai sosok yang memadukan dunia kesehatan, kepemimpinan, komunikasi, dan pengabdian dalam satu perjalanan yang penuh makna. Lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia ini tidak hanya menapaki profesi sebagai dokter umum, tetapi juga aktif mengambil peran dalam berbagai organisasi dan kegiatan sosial.

Perjalanannya di dunia pendidikan dimulai dari SMAN 2 Tinggimoncong hingga menempuh Sarjana Kedokteran di Universitas Muslim Indonesia pada 2019–2023. Setelah menyelesaikan pendidikan profesi dokter pada 2023–2025, Trya semakin memantapkan langkahnya untuk memberikan kontribusi melalui bidang kesehatan sekaligus kegiatan sosial kemasyarakatan.

Semangat berorganisasi menjadi bagian penting dalam perjalanan Trya. Ia pernah terlibat dalam berbagai organisasi, mulai dari BEM FK UMI, Ikatan Seni Mahasiswa Kedokteran Indonesia, Tim Bantuan Medis, hingga Ikatan Persaudaraan Asisten Dosen FK UMI. Ia juga dipercaya sebagai Koordinator Divisi Kesehatan di Dedikasi Nusantara serta menjadi co-founder dan founder dalam sejumlah kegiatan sosial.

Bagi Trya, pengalaman organisasi bukan sekadar tentang jabatan, tetapi menjadi ruang untuk belajar berkomunikasi, bekerja sama, memimpin, serta memahami kebutuhan masyarakat. Beragam pengalaman tersebut turut membentuk karakter Trya menjadi pribadi yang adaptif dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Kemampuan komunikasi Trya juga terasah melalui berbagai pengalaman dan prestasi. Ia pernah meraih Juara 3 Master of Ceremony Universitas Muslim Indonesia, Winner English Ambassador SulSelBar, hingga Duta Pelajar – The Best Introduction SulSel. Kemampuannya berbicara di depan publik menjadi salah satu kekuatan yang melengkapi kiprahnya sebagai seorang dokter dan penggerak kegiatan sosial.

Tidak berhenti di bidang komunikasi, Trya juga memiliki rekam jejak dalam edukasi dan pengabdian. Ia pernah meraih Juara 3 Lomba Podcast Kesehatan Nasional, Juara 2 Lomba Video Edukasi Nasional, serta menjadi Runner Up 2 Duta Wisata Kota Makassar. Pengalaman tersebut menunjukkan konsistensinya dalam menyampaikan pesan edukatif melalui berbagai medium.

Langkah Trya kemudian berlanjut di panggung Putri Hijabfluencer Indonesia. Ia berhasil meraih gelar Winner Putri Hijabfluencer Sulawesi Selatan, sekaligus menjadi Finalis Putri Hijabfluencer Indonesia Perwakilan 1. Pencapaian ini menjadi ruang baru bagi Trya untuk memperluas manfaat dan menyuarakan nilai-nilai positif melalui peran sebagai muslimah yang aktif, berprestasi, dan inspiratif.

Di balik berbagai pencapaiannya, Trya memegang prinsip bahwa ilmu akan semakin berarti ketika dapat memberikan manfaat bagi orang lain. Ketertarikannya pada kesehatan, pendidikan, komunikasi, dan pengabdian menjadi satu kesatuan yang ingin terus ia kembangkan untuk menciptakan dampak positif bagi masyarakat.

“Berilmu dengan rendah hati, melayani dengan empati, dan menginspirasi dengan akhlak.” Prinsip tersebut menjadi gambaran perjalanan Syarifah Trya—seorang dokter muda dari Sulawesi Selatan yang memilih untuk tidak hanya mengejar pencapaian, tetapi juga menjadikan setiap langkah sebagai kesempatan untuk tumbuh, mengabdi, dan menginspirasi.