Bagi Niea Zahara Phonna, perjalanan hidup bukan sekadar tentang meraih prestasi, tetapi juga tentang bagaimana setiap tantangan menjadi alasan untuk terus bertumbuh dan memberi manfaat. Lahir di Aceh dan kini menetap di Medan, Zahara tumbuh sebagai pribadi yang mandiri, pekerja keras, dan tidak mudah menyerah.
Sebagai mahasiswa Biologi UIN Sumatera Utara Medan, Zahara aktif menorehkan prestasi di bidang akademik maupun non-akademik. Ia meraih berbagai medali Olimpiade tingkat nasional, menjadi mahasiswa berprestasi, penerima beasiswa BAZNAS RI, hingga Brand Ambassador Literasi Psikologi Indonesia tingkat nasional.
Tidak hanya berprestasi, Zahara juga aktif dalam organisasi, kepemudaan, pendidikan, dan kegiatan sosial. Ia pernah menjadi Wakil Ketua Duta Inspirasi Indonesia, mentor, pembicara, guru, serta terlibat dalam berbagai program pengembangan diri.
Pengalaman tersebut membuat Zahara memahami bahwa keberhasilan akan lebih berarti ketika dapat dibagikan kepada orang lain. Karena itu, ia turut menggagas Kaivo: Knowledge and Innovation for Valuable Opportunities, sebagai ruang untuk membantu orang lain menemukan potensi dan berkembang bersama.
Bagi Zahara, kegagalan dan berbagai perkataan yang pernah meragukan dirinya bukanlah alasan untuk berhenti. Justru, pengalaman tersebut menjadi proses yang membuatnya semakin kuat dan berani mencoba berbagai kesempatan baru.
Membawa Sumatera Utara ke Tingkat Nasional. Pada tahun 2026, perjalanan Zahara memasuki babak baru. Setelah meraih Runner Up 1 Putri Hijabfluencer Sumatera Utara 2026, kini ia dipercaya menjadi perwakilan Sumatera Utara 2 di tingkat nasional Putri Hijabfluencer Indonesia 2026.
Kesempatan ini menjadi ruang bagi Zahara untuk membawa pengalaman, prestasi, dan nilai positif yang selama ini ia bangun ke panggung yang lebih luas. Ia ingin menunjukkan bahwa muslimah dapat berprestasi, berkarya, sekaligus memberikan dampak bagi masyarakat.
Perjalanan Zahara menjadi bukti bahwa proses panjang selalu memiliki makna. Dari seorang perempuan muda yang terus belajar menghadapi tantangan, kini ia melangkah membawa nama Sumatera Utara di tingkat nasional. “Bangkit dari kisah yang suram, berdampak untuk mewarnai masa depan setiap orang.” Kalimat tersebut menjadi semangat Zahara untuk terus melangkah dan menginspirasi.
Sebab terkadang, seseorang harus tertatih terlebih dahulu sebelum akhirnya mampu berlari—bukan hanya untuk mengejar mimpinya sendiri, tetapi juga mengajak orang lain tumbuh dan berlari bersamanya.




